expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Jumat, 03 Januari 2014

Harga Elpiji Melonjak, Rawan Penyelewengan di Jatim



SURYA Online, SURABAYA – Kenaikan harga elpijiberdampak pada beberapa hal. Selain banyak protes, juga berpotensi terjadi penyelewengan.
Termasuk penimbunan, pengoplosan, dan beberapa potensi penyelewengan lain.
Kapolri Jendral Sutarman menyampaikan, setiap kebijakan yang berhubungan dengan publik, selalu mengakibatkan dampak. Termasuk dampak sosial dan sebagainya.
“Intel sudah disebar di tengah-tengah masyarakat untuk memonitor dan mendeteksi kemungkinan apa yang bakal muncul. Kemudian, dilakukan antisipasi dengan mengambil langkah-langkah tepat dalam penanganan,” kata Kapolri saat berada di Polda Jatim, Jumat (3/1/2014).
Selain potensi penyelewengan, juga ada potensi protes-protes yang mengakibakan pergolakan hingga jatuh korban.
Potensi terjadinya penyelewengan itu juga rentan terjadi di Jawa Timur.
Karena itulah, Polda Jatim langsung membentuk tim khusus untuk memantau kemungkinan-kemungkinan adanya penyelewengan.
Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono membentuk Tim Khusus dari Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) yang telah disebar ke berbagai lini.
Namun, sejauh ini belum ada laporan terkait aksi-aksi penyelewengan paska kenaikan harga elpiji.
Demikian halnya disampaikan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta saat ditemui di Polda Jatim.
“Kita terus memantau. Dan sejauh ini belum ada laporan terkait penyelewengan elpiji di Surabaya,” jawab Setija

Ayam SMA Ini Juara Kelas dan Berharap Bisa Kuliah



SURYA Online, MALANG - Kalau saya tidak bekerja  seperti sekarang ini (menjadi purel sebuah klub malam), saya nggak bakalan bisa menyelesaikan sekolah. Padahal saya ingin melanjutkan kuliah
Kalimat itu meluncur dari bibir Silvi, pekerja seks SMA yang sehari-hari menjadi purel (pemandu lagu) di sebuah rumah karaoke di kawasan Agrowisata, Batu.
Selain Silvi, masih ada dua siswi SMA lainnya,  yang bekerja di tempat dugem itu.
Silvi anak kedua dari empat bersaudara. Sejak setahun terakhir, dia memilih tinggal di kos-kosan jauh dari orang tuanya.
Kepada keluarganya, Silvi mengaku bekerja sebagai  pelayan cafe.
Dia harus bohong karena keluarganya bakal murka bila tahu profesi Silvi yang sesungguhnya.
Silvi masih tercatat sebagai siswi kelas 12 di sebuah SMK. Dia terjun di dunia hiburan malam saat masih duduk di kelas 11.
Awalnya dia diajak teman mainnya yang juga masih sekolah.
“Saya freelance dulu di sebuah cafe di Malang. Teman yang ngajak,” akunya.
Dia dibina seorang germo laki-laki berusia 28 tahun. Si germo itulah yang membuat Silvi kemudian ikut menjadi ayam, bukan sekedar purel (pemandu lagu).
Di mulai ketika si germo memetik mahkotanya.  Dia tidak bisa menolak lantaran takut tidak diberi pekerjaan.
Kini, di usianya yang baru 16 tahun, Silvi sudah tidak canggung  menemani tamu. Tapi tidak setiap hari ada tamu yang membookingnya. 
Kalau sepi booking, Silvi kembali menjadi pemandu lagu. Ini pekerjaan rutin, yang dijalani hingga dini hari.
Cukup lelah memang. Tapi  Silvi tidak mau rasa lelah itu membuatnya lupakan sekolah.
Sebaliknya, kerja lelah itu yang selama ini menjaga tetap semangat bersekolah.
Kata Silvi,  keinginan menyelesaikan sekolah menjadi alasan hingga rela terjun di dunia hitam.
“Saya ingin sampai kuliah. Sekarang lagi kumpulin modal sendiri. Doakan mudah-mudah bisa kesampaian,” katanya.
Di sekolah, Silvi mengaku tidak menonjol. Dia bergaul seperlunya.
Namun, urusan akademik, Silvi berani diadu. Dia tidak pernah keluar dari zona lima besar di kelasnya, sebuah prestasi yang tidak buruk untuk seorang siswi yang waktu dan energinya banyak terkuras di dunia malam.
“Saya di sekolah biasa saja. Tidak dandan. Makanya banyak yang canggung kalau saya dandan. Pernah ada teman sekolah saya datang ke tempat karaoke. Untung dia tidak mengenali saya saat memilih pemandu lagu,” ujarnya seraya tersenyum simpul.

NB : HATI-HATI KAWAN JANGAN SAMPAI TERPENGARUH OLEH HAWA NAPSU YANG ADA DALAM DIRI KITA
Coming Soon RIO 2
it's amazing...

Minggu, 29 Desember 2013

MY PROJECT

Miniatur bangunan SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya
Created by Gregorius, Nafla, Eripka, Anita dan Mia
Tahun Ajaran 2013/2014


Ucapan Merry Christmast 2013
Edited by : Gregorius Eka Cipta



Miniatur Jembatan Brooklyn Bridge, NY, USA
     Created by : Gregorius Eka Cipta






Sabtu, 28 Desember 2013

Melihat cuaca yang begitu mendung.
Pertanda akan turunnya hujan.
Dimana pohon-pohon yang kering menjadi tumbuh subur dengan adanya hujan.

Engkau sebagai paru-paru dunia.
Engkau sebagai tempat tinggal hewan liar.
Tetapi, banyak orang yang telah menyakitimu.
Menebang liar, membakar dan masih banyak yang lain.

Betapa bodohnya diriku untuk menyakitimu.
Yang setiap harinya hidupmu Asri, nyaman dan sejuk.
Tetapi sekarang semuanya sudah habis tak terkira.

Hanya ada satu makhluk yang masih hidup.
Dimana semua saudaramu telah dimusnahkan.
Engkau berada di tempat yang aman.
dan sekarang pun kekejaman yang menimpa saudaramu telah usai.

Kini hidup dimulai dari nol.
Sekarang akan kutanam kau untuk memberi perubahan bagi generasi masa yang akan datang.
Engkau sangat beruntung dapat hidup, setelah saudaramu telah dimusnahkan.
Ku akan selalu menjagamu, sebagaimana aku menjaga orang tua yang telah melahirkanku sejak kecil.

Sekarang hidupmu sudah bebas dari tangan para penjahat.
Dimana yang suka mengganggu saudara-saudaramu.
Kau akan tenang di alam ini, Kau harus kuat bila aku telah tiada.
Tetapi aku selalu berada di sampingmu, sebagaimana mestinya orang tuaku berada disampingku selalu dimana ia berada.

Karya : Gregorius Eka Cipta, 2013, Surabaya

Jumat, 29 November 2013

Majas 
 Baca puisi Di bawah ini:
JAKARTA
Jakarta adalah kota metropolitan
Jakarta poros kehidupan warga Indonesia
Jakarta kota beribu manusia
Jakarta miniatur bangsa

Puisi di atas menggunakan majas:
A.      Tautologi
B.      Ironi
C.      Epifora = pengulangan bunyi dalam bentuk kata yang sama pada akhir-akhir larik saja
D.      Metafora = majas yang mengungkapkan ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis. Contoh:
Engkau belahan jantung hatiku sayangku.

E.       Anafora = Pengulangan bunyi dalam bentuk kata yang sama pada awal larik
JAWABAN: E

NB : Tautologi = suatu pernyataan majemuk yang bernilai benar untuk setiap kemungkinan.
        Ironi = majas yang mengungkapkan sindiran halus, Contoh:

Kota Jakarta sangatlah indah dengan sampah-sampahnya.

Senin, 04 November 2013

Pantun Nasihat

Beli duku dipasar baru,
Pasar baru di jalan tumenggung,
Barang siapa yang menasihati perintah ibu,
Tatkala hidupmu besok akanlah senang

Beli sandal di toko sepatu
Toko sepatu berada di suatu plaza
Barang siapa yang berbuat baik kepada ibu
Senantiasa hidupnya akan bahagia

Pantun Muda-Mudi

Beli sepeda di sebuah plaza
Plazanya terletak di tengah rawa
Wajah kamu terlihat mempesona
Maukah engkau dihatiku selamanya

Bunga melati, bunga sepatu
Belinya di kandang buaya
Berwajah cantik, siapa engkau
Bolehkah ku cintaimu selamanya

Buah apel di makan dekat sungai
Santai di dekat sungai enak sekali
Wahai kau pujaan hati
Kini kau mencintaiku disini

Makan permen beramai-ramai
Permen tinggal satu dibagi-bagi
Engkau yang berwajah menawan di hati
Maukah engkau selalu berada di hatiku



Created by gregoriusc1pta.blogspot.com