it's amazing...
Minggu, 29 Desember 2013
Sabtu, 28 Desember 2013
Melihat cuaca yang begitu mendung.
Pertanda akan turunnya hujan.
Dimana pohon-pohon yang kering menjadi tumbuh subur dengan adanya hujan.
Engkau sebagai paru-paru dunia.
Engkau sebagai tempat tinggal hewan liar.
Tetapi, banyak orang yang telah menyakitimu.
Menebang liar, membakar dan masih banyak yang lain.
Betapa bodohnya diriku untuk menyakitimu.
Yang setiap harinya hidupmu Asri, nyaman dan sejuk.
Tetapi sekarang semuanya sudah habis tak terkira.
Hanya ada satu makhluk yang masih hidup.
Dimana semua saudaramu telah dimusnahkan.
Engkau berada di tempat yang aman.
dan sekarang pun kekejaman yang menimpa saudaramu telah usai.
Kini hidup dimulai dari nol.
Sekarang akan kutanam kau untuk memberi perubahan bagi generasi masa yang akan datang.
Engkau sangat beruntung dapat hidup, setelah saudaramu telah dimusnahkan.
Ku akan selalu menjagamu, sebagaimana aku menjaga orang tua yang telah melahirkanku sejak kecil.
Sekarang hidupmu sudah bebas dari tangan para penjahat.
Dimana yang suka mengganggu saudara-saudaramu.
Kau akan tenang di alam ini, Kau harus kuat bila aku telah tiada.
Tetapi aku selalu berada di sampingmu, sebagaimana mestinya orang tuaku berada disampingku selalu dimana ia berada.
Karya : Gregorius Eka Cipta, 2013, Surabaya
Jumat, 29 November 2013
Majas
Baca puisi Di bawah ini:
JAKARTA
Jakarta adalah kota metropolitan
Jakarta poros kehidupan warga Indonesia
Jakarta kota beribu manusia
Jakarta miniatur bangsa
Puisi di atas menggunakan majas:
A. Tautologi
B. Ironi
C. Epifora = pengulangan bunyi dalam bentuk kata yang sama pada akhir-akhir larik saja
D. Metafora = majas
yang mengungkapkan ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis.
Contoh:
Engkau belahan
jantung hatiku sayangku.
E. Anafora = Pengulangan bunyi dalam bentuk kata yang sama pada awal larik
JAWABAN: E
NB : Tautologi = suatu
pernyataan majemuk yang bernilai benar untuk setiap kemungkinan.
Ironi =
majas yang mengungkapkan sindiran halus, Contoh:
Kota Jakarta sangatlah
indah dengan sampah-sampahnya.
Senin, 04 November 2013
Pantun Nasihat
Beli duku dipasar baru,
Pasar baru di jalan tumenggung,
Barang siapa yang menasihati perintah ibu,
Tatkala hidupmu besok akanlah senang
Beli sandal di toko sepatu
Toko sepatu berada di suatu plaza
Barang siapa yang berbuat baik kepada ibu
Senantiasa hidupnya akan bahagia
Pantun Muda-Mudi
Beli sepeda di sebuah plaza
Plazanya terletak di tengah rawa
Wajah kamu terlihat mempesona
Maukah engkau dihatiku selamanya
Bunga melati, bunga sepatu
Belinya di kandang buaya
Berwajah cantik, siapa engkau
Bolehkah ku cintaimu selamanya
Buah apel di makan dekat sungai
Santai di dekat sungai enak sekali
Wahai kau pujaan hati
Kini kau mencintaiku disini
Makan permen beramai-ramai
Permen tinggal satu dibagi-bagi
Engkau yang berwajah menawan di hati
Maukah engkau selalu berada di hatiku
Beli duku dipasar baru,
Pasar baru di jalan tumenggung,
Barang siapa yang menasihati perintah ibu,
Tatkala hidupmu besok akanlah senang
Beli sandal di toko sepatu
Toko sepatu berada di suatu plaza
Barang siapa yang berbuat baik kepada ibu
Senantiasa hidupnya akan bahagia
Pantun Muda-Mudi
Beli sepeda di sebuah plaza
Plazanya terletak di tengah rawa
Wajah kamu terlihat mempesona
Maukah engkau dihatiku selamanya
Bunga melati, bunga sepatu
Belinya di kandang buaya
Berwajah cantik, siapa engkau
Bolehkah ku cintaimu selamanya
Buah apel di makan dekat sungai
Santai di dekat sungai enak sekali
Wahai kau pujaan hati
Kini kau mencintaiku disini
Makan permen beramai-ramai
Permen tinggal satu dibagi-bagi
Engkau yang berwajah menawan di hati
Maukah engkau selalu berada di hatiku
Created by gregoriusc1pta.blogspot.com
Sabtu, 19 Oktober 2013
Jumat, 06 September 2013
Di suatu saat, aku bertemu denganmu
Di lain waktu, aku melihat wajahmu
Yang sangat cantik, walaupun itu bukan secantik Bidadari
Secantik-cantiknya dirimu, itu semua diciptakan oleh Tuhan
Jika saya suka kamu, saya tidak melihat cantiknya
Tetapi saya akan melihat hatinya
Jika aku melihat kamu di golongan atas, menengah dan bawah
Saya tidak melihat itu, tetapi saya melihat sopan dan santunnya
Oh, ternyata kamulah yang aku inginkan
Apakah kamu juga ingin bersamaku
Tetapi sementara kini, kita menjadi pacar yang serius seperti sahabat
Setelah saya dan kamu lulus dari SMA maupun SMK, kemudian dapat nem tinggi ( AMIN )
Baru kita serius ke masalah pacaran
Saya ingin engkau aja
Itu sudah cukup bagiku
Dan jika suatu saat Tuhan berkata tidak pada diriku untuk mencintai kamu, berarti maaf sebelumnya
Jika Tuhan memberkati kita berdua, pasti kita akan selalu bersama selamanya
BY : GREGORIUS EKA C.
XII IPS 4
SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 SURABAYA
Puisi tentang kamu dan orang lain...
XII IPS 4
SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 SURABAYA
Puisi tentang kamu dan orang lain...
Langganan:
Postingan (Atom)


